Tampilkan postingan dengan label hayu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hayu. Tampilkan semua postingan

Kamis, 29 Agustus 2013

Penyuluhan Kesehatan Gigi dan Mulut serta Sikat Gigi Massal siswa/i PAUD Setyarini dukuh Pedes

Penyuluhan Kesehatan Gigi dan Mulut  untuk siswa/i PAUD Setyarini dukuh Pedes dilakukan pada tanggal 25 Juli 2013 berlokasi di dalam ruang kelas, serta kegiatan sikat gigi massal di pekarangan sekolah. Dengan berjumlah 68  siswa, penyuluhan disambut antusias oleh siswa dan guru. Penyampaian materi dilakukan melalui lagu dan pertanyaan-pertanyaan yang  dapat memancing keaktifan siswa. Melalui metode ini, materi dapat tersampaikan dengan baik dan langsung ditangkap oleh siswa. Bahkan lagu yang diajarkan di dalam kelas dapat diingat oleh siswa meskipun sesi penyuluhan telah usai. Materi yg diberikan antara lain pengenalan gigi dan  cara menyikat gigi yang benar.  Selanjutnya, para siswa diajak ke pekarangan samping sekolah untuk melakukan sikat gigi massal. Dibantu oleh para ibu guru PAUD, penulis dan teman-teman KKN yang membantu terlaksananya program ini,  secara bersama-sama mengajari para siswa untuk menyikat gigi dengan baik dan benar. 



a.  Observasi, meliputi:
-  Memohon izin kepada pihak sekolah untuk mengadakan program penyuluhan dan sikat gigi massal

b.  Pelaksanaan, meliputi:
-  Mempersiapkan flipchart, materi penyuluhan dan sikat gigi
-  Memohon izin kepada wali kelas sebelum masuk kelas
-  Mengajak bernyanyi dengan lagu-lagu edukasi untuk memancing keaktifan siswa
-  Mengadakan penyuluhan dengan bantuan media flipchart 
-  Melakukan sikat gigi massal dan mengajari cara menyikat gigi yang benar
-  Menyerahkan kenang-kenangan kepada pihak sekolah sebagai simbolis telah mengadakan program di PAUD Setyarini dukuh Pedes
-  Foto bersama siswa/i PAUD Setyarini dukuh Pedes dan pihak sekolah

c.  Evaluasi
Dari pelaksanaan program tersebut dapat  saya laporkan bahwa telah berjalan dengan baik. Namun perlu persiapan media dan permainan yang lebih menarik agar para siswa tidak merasa bosan saat mendengarkan meteri penyuluhan.

(HAYU QOMMARU ZALA - 10/299060/KG/08671)

Lomba Perayaan Hari Kemerdekaan: Memindahkan Belut ke dalam Botol

Dalam rangka memperingati HUT RI yang ke-68, mahasiswa KKN-PPM UGM bekerja sama dengan PEMUKA (Pemuda/i Karang Taruna Karanglo) mengadakan serangkaian kegiatan perlombaan. Salah satunya ialah lomba memindahkan belut ke dalam botol. Kegiatan  berikut ini bertujuan untuk memeriahkan perayaan hari kemerdekaan Indonesia. Terlebih lagi, di dusun Karanglo sudah 3 tahun vakum tidak mengadakan kegiatan perlombaan 17-an, sehingga mahasiswa KKN bermaksud untuk menggalakkan kembali kegiatan tersebut untuk meningkatkan semangat nasionalisme. Dalam perlombaan ini, setiap peserta berlomba-lomba untuk mengumpulkan belut sebanyak-banyaknya dalam waktu 2 bulan. Bagi peserta yang dapat mengumpulkan belut paling banyak maka menjadi pemenangnya. Kegiatan ini melatih ketangkasan dan sprotifitas dari anak-anak. Selain itu, melatih sikap lapang dada bagi anak-anak yang kalah dalam perlombaan. Evaluasi  dari kegiatan ini adalah sudah berjalan dengan  baik meskipun dengan persiapan yang singkat. Peserta yang ingin mengikuti perlombaan cukup banyak dan sangat bersemangat bertanding dengan lawannya.

Suasana Saat Lomba

Suasana Saat Lomba
(HAYU QOMMARU ZALA - 10/299060/KG/08671)

Pembinaan TPA Masjid Al Falah Iqro’ 3 dan 4 Dukuh Karanglo

Dalam kesempatan kali ini, TPA dilaksanakan untuk memanfaatkan waktu di bulan Ramadhan. Kegitan dilakukan setiap hari yang kemudian dilanjutkan buka puasa bersama para warga dusun Karanglo. Kegiatan diadakan mulai tanggal 9 Juli hingga 5 Agustus 2013. Jumlah peserta TPA berjumlah kira-kira 45 anak dengan rentang usia 3-9 tahun. Sebelumnya penulis telah melakukan observasi yang meliputi mengadakan koordinasi dengan ta’mir masjid untuk rencana diadakannya TPA, membersihkan dan mempersiapkan tempat dan peralatan pendukung, serta membeli beberapa buku Iqro’ sebagai perlengkapan mengaji. Pelaksanaan TPA dimulai pukul 16.30 WIB dengan waktu pelaksanaan selama 1 jam. Setiap peserta diajari satu per satu mengaji  dan diperhatikan cara membacanya. Evaluasi dari program ini ialah sebaiknya diperbanyak lagi mengaji dan belajar materi doa sehari-hari, serta berlatih lagi cara memahami dan menangani tingkah laku anak-anak yang kadang sering sulit dikendalikan. 

(HAYU QOMMARU ZALA - 10/299060/KG/08671)

Screening kesehatan gigi dan mulut pada siswa/i kelas 1 SMA Pangudi Luhur St. Louis


Pemeriksaan Kesehatan Gigi dan Mulut  untuk siswa/i kelas 1 SMA Pangudi Luhur St. Louis telah dilaksanakan pada tanggal  22 dan Agustus 2013. Acara ini dilaksanakan di  ruang UKS SMA Pangudi Luhur St. Louis. Antusiasme  para siswa  sangat  tinggi terkait dengan acara ini, sehingga jumlah keseluruhan yang diperiksa adalah  182 orang. Program ini dapat terlaksana atas kerja sama dengan Puskesmas kec. Sedayu. Setiap siswa/i dilakukan pemeriksaan apakah terdapat gigi yang mengalami karies, gigi berlubang, sisa akar, gigi desidui persistensi, dan kondisi kebersihan gigi dan mulut. Jika ditemukan bahwa siswa memiliki sisa akar dan persistensi, maka diberikan surat rujukan untuk dilakukan pencabutan pada gigi tersebut. Untuk kondisi gigi yang perlu tambal, berjejal, dsb. Cukup diberikan edukasi dan nasehat untuk sebaiknya dilakukan tambal gigi. Dari pemeriksaan secara umum didapatkan bahwa anak-anak sudah mengerti pentingnya menyikat gigi untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut. Namun tingkat kesadaran  anak-anak untuk memeriksakan diri ke dokter gigi masih rendah, sehingga diperlukan pendekatan dari dokter gigi setempat yang bertugas di Puskesmas kec. Sedayu.


(HAYU QOMMARU ZALA - 10/299060/KG/08671)

Pembuatan bioaktivator EM4 alami sebagai campuran pakan ternak kambing

Sebagian kecil dari warga di dusun Karanglo bermatapencaharian sebagai peternak kambing dan sapi. Berdasarkan survey yang telah penulis lakukan, bekerjasama dengan peserta KKN dari jurusan Kedokteran Hewan dan Fisipol, ditemukan fakta bahwa peternak memiliki keluhan yaitu sering matinya hewan ternak dalam 1 tahun terakhir ini.  Penyebab hewan  ternak banyak yang mati dikarenakan masuk angin, kembung, dan kasus terbanyak mati karena kelelahan setelah induk melahirkan anaknya. Untuk meningkatkan hasil peternakan di dusun Karanglo, paenulis mencoba untuk membantu meningkatkan kualitas hewan ternak melalui mutu pakan.

(HAYU QOMMARU ZALA - 10/299060/KG/08671)

Sosialisasi dampak sampah bagi kesehatan

Sampah merupakan salah satu dari sumber penyakit. Selain itu sampah yang menumpuk dapat memngakibatkan munculnya dampak-dampak negatif yang tidak diinginkan. Oleh sebab itu, program  ini dipilih oleh tim KKN kami. Berdasarkan  survey yang kami lakukan, sebagian besar warga membuang sampah hanya di pekarangan rumah mereka, kemudian setelah menumpuk, warga akan membakarnya. Seperti yang telah diketahui bahwa asap dari hasil pembakaran sampah dapat menimbulkan polusi dan berbahaya jika terhirup dalam jangka waktu yang cukup lama. Asap pembakaran sampah dapat memicu timbulnya sel kanker setelah 15 tahun yang akan datang. Kebiasaan para warga inilah yang harus diubah. Dalam program ini, penulis bekerja sama dengan teman-teman dari kluster Agro dan Sains-tek memberi penjelasan kepada warga tentang dampak pembakaran sampah bagi kesehatan. Dalam kegiatan tersebut, kami dibantu oleh Bapak Fajar Basuki dari BLH kab. Sleman sebagai pemateri dan fasilitator. Program ini bertujuan untuk membina masyarakat untuk memilah sampah dan cara mengelola dengan baik sehingga menghindari terjadinya
pembakaran sampah.
Suasana Saat Sosialisasi

Tas Kresek Melayang
(HAYU QOMMARU ZALA - 10/299060/KG/08671)

Pemeriksaan gigi gratis Balita Posyandu dukuh Karanglo

Pemeriksaan Kesehatan Gigi dan Mulut untuk para balita di dukuh Karanglo telah dilaksanakan pada tanggal 5 dan 18 Agustus 2013. Acara ini dilaksanakan di  rumah pak Dukuh dan rumah ketua Posyandu RT 10. Kegiatan pemeriksaan gigi bagi balita diadakan bersamaan dengan posyandu rutin yang diadakan setiap bulan  oleh para kader kesehatan di dukuh Karanglo. Antusiasme para ibu-ibu sangat tinggi terkait dengan rasa ingin tahu tentang kesehatan gigi dan mulut buah hatinya. Jumlah keseluruhan balita yang diperiksa adalah 90 orang. Setiap balita dilakukan pemeriksaan terhadap kondisi gigi deciduinya, periode pergantian gigi dan kondisi kebersihan gigi & mulut. Dari pemeriksaan secara umum didapatkan bahwa para ibu belum memahami dengan baik tentang pola menjaga kesehatan gigi buah hatinya. Selain itu,  tingkat kesadaran para ibu untuk memeriksakan gigi anaknya ke dokter gigi masih rendah, sehingga diperlukan pendekatan dari dokter gigi setempat yang bertugas di Puskesmas kec. Sedayu.

(HAYU QOMMARU ZALA - 10/299060/KG/08671)

Pemeriksaan vital sign saat Pos Lansia

Pelayanan pemeriksaan vital sign untuk para lansia dukuh Karanglo  telah dilaksanakan. Penulis mengadakan kegiatan ini sebanyak 2 kali, yaitu tanggal 8 Juli 2013 bertempat di rumah pak dukuh dan yang kedua pada tanggal 13 Juli 2013 bertempat di rumah ketua posyandu RT 10. Antusiasme masyarakat dalam program ini cukup tinggi. Sebanyak  82 warga  telah memeriksakan vital sign, yaitu antara lain tekanan darah dan detak nadi. Selain dilakukan pemeriksaan, warga juga diberikan sedikit edukasi mengenai kesehatannya berdasarkan tekanan darah sehingga warga dapat lebih peduli terhadap kondisi tubuh mereka.
Penulis Sedang Memeriksa Tekan Darah

Bapaknya Meringis Kegelian

(HAYU QOMMARU ZALA - 10/299060/KG/08671)

Penyuluhan PHBS & cuci tangan bersama siswa/i PAUD Setyarini dukuh Pedes

Perilaku hidup bersih dan sehat sangat penting untuk dipahami setiap orang sejak dini. Untuk itu, pendidikan mengenai pengetahuan anak usia sekolah  terhadap hidup bersih dan sehat diberikan kepada masyarakat dusun Siaga. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, siswa dapat memahami dan menerapkan perilaku hidup bersiha dan sehat dalam kehidupan sehari-hari dan dapat menjadi teladan yang memberikan contoh hidup sehat kepada teman-teman pergaulannya. Pelaksanaan kegiatan ini bertempat di PAUD Setyarini, dengan jumlah peserta  52  siswa pada tanggal 25  Juli 2013. Dalam acara ini, siswa diberikan edukasi mengenai 8 poin Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di lingkungan Sekolah, antara lain cara mencuci tangan, membuang sampah, serta menggunakan jamban yang bersih.

Pengenalan Cara Cuci Tangan Yang Baik

Praktek Cuci Tangan Yang Baik Pada Anak PAUD
(HAYU QOMMARU ZALA - 10/299060/KG/08671)

Penyuluhan Kesehatan Gigi dan Mulut pada siswa/i kelas I dan kelas 2 SD N 02 Pedes

Penyuluhan Kesehatan Gigi dan Mulut untuk siswa/i kelas I SD N 02 Pedes dilakukan pada tanggal 23 Juli 2013 berlokasi di dalam ruang kelas. Dengan berjumlah 48 siswa, penyuluhan disambut antusias oleh siswa dan guru. Program ini diadakan dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran para siswa kelas I dan kelas 2 akan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut. Program ini berawal dari observasi yang dilakukan penulis terhadap keadaan rongga mulut siswa/i yang masih di bawah standar. Penulis berupaya untuk membantu siswa/i dalam meningkatkan derajat kesehatan gigi dan mulut melalui upaya promotif dan preventif sesuai dengan ilmu yang telah diperoleh penulis.  Penyampaian materi  penyuluhan  dilakukan melalui lagu dan pertanyaan-pertanyaan yang dapat memancing keaktifan siswa. Materi yg diberikan antara lain pengenalan gigi, fungsi gigi, serta cara menyikat gigi yang benar. 


a.  Observasi, meliputi:
-  Survey kesehatan gigi dan mulut para siswa/i kelas I dan kelas 2 SD N 02 Pedes
-  Memohon izin kepada pihak sekolah untuk mengadakan program penyuluhan

b.  Pelaksanaan, meliputi:
-  Mempersiapkan flipchart dan materi penyuluhan -  Memohon izin kepada wali kelas sebelum masuk kelas
-  Mengadakan penyuluhan dengan bantuan media  flipchart  dan video edukasi kesehatan gigi dan mulut
-  Mengadakan permainan yang berhubungan dengan materi penyuluhan yang telah disampaikan sebagai penutup kegiatan
-  Menyerahkan kenang-kenangan kepada pihak sekolah  sebagai simbolis telah mengadakan program di SD N 02 Pedes
-  Foto bersama siswa/i SD N 02 Pedes dan pihak sekolah

c.  Evaluasi
Dari pelaksanaan program tersebut dapat saya laporkan bahwa telah berjalan dengan baik. Suasana kelas saat kegiatan penyuluhan berlangsung tergolong kondusif dan siswa/i mendengarkan dengan baik ketika penulis menyampaikan materi penyuluhan. Siswa/i menyambut baik dan antusias untuk tahu lebih banyak tentang bagaimana cara menjaga kesehatan gigi dan mulut.

(HAYU QOMMARU ZALA - 10/299060/KG/08671)

Pembagian leaflet dan Penyuluhan Penggunaan Bubuk Abate Dukuh Karanglo

Lebih baik mencegah daripada mengobati. Itulah slogan yang tepat untuk menggambarkan alasan pemilihan program ini. Terlebih lagi, dukuh Karanglo kelurahan Argomulyo merupakan salah satu daerah yang sering terjangkit demam berdarah. Berdasarkan survey pun masih dapat ditemukan adanya tempat-tempat tertentu yang dapat menjadi tempat berkembang biaknya vektor nyamuk penyebab demam berdarah yaitu Aides aigepty. Oleh sebab itulah kami melakukan penyuluhan bagaimana cara-cara mencegah penyakit demam berdarah tersebut. Selain itu kami juga membagikan bubuk abate yang dapat digunakan untuk membunuh jentik-jentik nyamuk penyebab demam berdarah tersebut. 
Leaflet Penggunaan Abate

Pembagian Leaflet

a.  Observasi, meliputi:
-  Pengamatan kebersihan lingkungan dukuh Karanglo
-  Tanya jawab dengan masyarakat
-  Diskusi dengan ibu dukuh
-  Menyesuaikan jadwal kegiatan yang ada dengan pertemuan rutin warga
-  Mensurvey penggunaan bubuk abate

b.  Pelaksanaan, meliputi:
-  Menyiapkan leaflet tentang tata cara pencegahan demam berdarah dan cara penggunaan bubuk abate
-  Mengumpulkan para warga dukuh Karanglo
-  Memberikan penjelasan tentang tata cara pencegahan demam berdarah dan cara penggunaan bubuk abate
-  Membagikan bubuk abate ke setiap rumah warga yang tidak hadir saat pertemuan dan menjelaskan tentang tata cara pencegahan demam berdarah dan cara penggunaan bubuk abate oleh penulis dan teman-teman KKN

c.  Evaluasi
Dari pelaksanaan program tersebut dapat saya laporkan bahwa program tersebut berjalan dengan baik. Hal tersebut terlihat dari masyarakat yang tertarik untuk mengetahui tentang tata cara pencegahan demam berdarah dan cara penggunaan bubuk abate. Masyarakat pun sangat senang dengan adanya pembagian bubuk abate. Selain itu, sudah ada pula beberapa warga yang melaksanakan beberapa kegiatan untuk mencegah demam berdarah.

(HAYU QOMMARU ZALA - 10/299060/KG/08671)

Kegiatan pencegahan dan pemberantasan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) : Pemeriksaan Rutin Jentik Nyamuk dengan Para Kader Juru pemantau Jentik (Jumantik) Dukuh Karanglo

Program ini diadakan karena mewabahnya demam berdarah di beberapa daerah di Indonesia. Demam berdarah telah menjadi pandemik yang mengancam kehidupan masyarakat. Berangkat dari hal tersebut, penulis berupaya mencegah agar warga dukuh Karanglo tidak terserang wabah demam berdarah. Program ini dilaksanakan dengan kerjasama Puskesmas kec. Sedayu  yang telah melakukan pembentukan para kader Juru Pemantau Jentik (Jumantik) di setiap dukuh dan telah dilakukan pembinaan. Selanjutnya, para ibu kader melakukan pemeriksaan rutin jentik nyamuk ke setiap rumah warga.
Pemeriksaan Jentik Nyamuk di Bak Kamar Mandi

Pemeriksaan Jentik Nyamuk di Bak Kamar Mandi

Pemeriksaan rutin diadakan tiap 1 hingga 3 bulan sekali. Para kader memeriksa apakah ada jentik nyamuk menggunakan lampu senter pada kamar mandi, penampungan air, tempayan, kolam ikan, dan tempat-tempat yang berpotensi untuk nyamuk berkembang biak. Jika ditemukan rumah warga yang positif masih terdapat jentik nyamuk, para kader akan memberikan pembinaan dan 5 hari sesudahnya akan dilakukan pemeriksaan lagi.  

a.  Observasi, meliputi:
-  Pengamatan terhadap cara warga menjaga kebersihan lingkungan
-  Tanya jawab dengan warga
-  Diskusi dengan beberapa tokoh masyarakat
-  Berkunjung ke Puskesmas kec. Sedayu -  Diskusi dengan para ibu kader Jumantik

b.  Pelaksanaan, meliputi:
-  Melakukan pemeriksaan rutin ke setiap rumah di seluruh RT dukuh Karanglo oleh penulis dan teman-teman KKN bersama para kader Jumantik
-  Mencatat hasil pemeriksaan positif jentik nyamuk dan angka ABJ dukuh Karanglo oleh penulis
-  Melaporkan hasil pemeriksaan Jumantik kepada petugas Puskesmas kec. Sedayu oleh penulis

c.  Evaluasi
Dari pelaksanaan program ini, dapat saya laporkan bahwa program telah berjalan dengan baik. Beberapa RT di dukuh Karanglo telah melaksanakan pencegahan penyakit demam berdarah, namun masih ada salah satu RT yaitu RT 02 yang perlu perhatian khusus karena masih terdapat 4 sampai 5 penderita demam berdarah dalam 3 bulan terakhir ini.

(HAYU QOMMARU ZALA - 10/299060/KG/08671)