![]() |
| Sosialisasi pembuatan pupuk kompos |
Penurunan kualitas lahan di Dusun Karanglo ini semakin parah dari tahun ke tahun hal ini menyebabkan penurunan produksi pertanian. Penurunan produksi pertanian terutama padi ini tentu sangat merugikan masyarakat yang sebagian besar masih mengandalkan hasil pertanian untuk kelangsungan hidup warga dan keluarganya. Salah satu upaya untuk mengembalikan kualitas tanah adalah penggunaan pupuk organik sebagai pengganti dari pupuk kimia yang terindikasi merusak kualitas tanah. Pembuatan pupuk organik ini dilakukan dengan pengolahan limbah kotoran ternak menjadi pupuk kompos untuk pertanian.
Kegiatan ini diikuti oleh peserta yakni perwakilan masyarakat dari Dusun Karanglo dan dilaksanakan pada tanggal 14 Juli 2013 di rumah Bapak Dukuh. Respon masyarakat cukup baik dari kegiatan ini, hal ini terlihat dari peserta yang antusias melakukan dialog interaktif dengan pembicara dan secara langsung meminta untuk dilakukan pecontohan pembuatan pupuk kompos di beberapa RT.
Adapun tahapan yang dilakukan adalah sebagai berikut:
a) Observasi, meliputi:
- Tanya jawab kepada ketua kelompok ternak dan ketua-ketua RT
- Mengelilingi area dusun Karanglo untuk melakukan observasi langsung terhadap kebiasaan masyarakat dalam pengelolaan kotoran ternak.
a) Observasi, meliputi:
- Tanya jawab kepada ketua kelompok ternak dan ketua-ketua RT
- Mengelilingi area dusun Karanglo untuk melakukan observasi langsung terhadap kebiasaan masyarakat dalam pengelolaan kotoran ternak.
b) Pelaksanaan, meliputi:
- Bertemu dengan pembicara
- Menyerahkan surat undangan kepada anggota kelompok ternak, Ketua-ketua RT dan tokoh masyarakat.
- Mencari bahan dan perlengkapan untuk kegiatan
- Pelaksanaan kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan pada tanggal 14 Juli 2013
- Mencari bahan dan perlengkapan untuk kegiatan
- Pelaksanaan kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan pada tanggal 14 Juli 2013
c) Evaluasi, meliputi:
Dari kegiatan yang telah dilaksanakan terlihat masyarakat begitu tertarik untuk melakukan pengolahan kotoran ternak menjadi pupuk kompos. Hal ini terlihat dari adanya warga yang secara langsung meminta percontohan untuk pembuatan pupuk kompos ini di rumah masing-masing.
Hal-hal yang mendukung kegiatan ini diantaranya sambutan yang baik dari perangkat desa dan tokoh masyarakat setempat terhadap adanya kegiatan ini. Adanya inisiatif dari masyarakat sendiri untuk menindaklanjuti kegiatan ini. Hal yang lain yang tidak kalah penting yakni tersedianya bahan baku berupa kotoran ternak yang dapat digunakan untuk proses pembuatan pupuk kompos.
(Estiwahyuningsih Madya Candra Ratri, S.K.H. - 12/341931/KH/7635)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar